
Apabila anda mengisi BBM harus memperhatikan beberapa trik agar anda mendapatkan nilai yang maksimal dari rupiah yang anda gunakan untuk membeli bensin. Waktu mengisi BBM kita hanya percaya pada Angka yang tercantum dalam meteran mesin SPBU, bagaimana kita bisa tahu bahwa angka tersebut menunjukan jumlah yang tepat ?, apakah kita bisa begitu cepat percaya pada satuan pengawas SPBU, apalagi Korupsi sedang merebak dimana-mana khususnya Indonesia dan instansi yang berkaitan. Bayangkan bila kita mengisi BBM kekurangan 5 ml (1 Liter = 1000 ml) dari setiap 1 liter, dikalikan jumlah pemakaian rata-rata 1 bulan untuk kendaraan roda empat sekitar 60 liter (60.000 ml), maka kita kehilangan 300 ml perbulannya dengan nilai uang 300 ml/1000 ml x Rp 5500 = Rp 1.650 dikalikan 12 bulan = Rp 19.800 untuk setiap satu pelanggan/tahunnya. Bila di Jakarta terdapat 1.464.626 (survey thn 2003) kendaraan roda 4, maka total rupiah yang menguap bersama BBM adalah Rp 19.800 x 1.464.626 mobil = Rp 28.999.594.800 atau sekitar 29 milyar rupiah.. Inilah nilai kerugian konsumen yang seharusnya bisa dipakai atau disumbangkan untuk kesejahteraan masyarakat miskin. Beberapa cara untuk mengurangi kerugian itu adalah dengan memperhatikan tips mengisi BBM berikut ini :
1. Belilah dan isilah Bahan Bakar Minyak (BBM) pada waktu pagi hari dimana suhu temperatur tanah masih rendah atau dingin. Alasannya adalah, Tangki penyimmpanan BBM ada dibawah tanah, semakin dingin tanahnya, maka semakin padat dan kental bahan bakarnya, namun jika suhu temperatur disiang hari semakin panas, maka bahan bakarnya akan mengembang dan tidak padat. Jadi sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli. Dalam business perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi/kompensasi karena temperatur.
2. Isilah Bahan baker ketika tangki masih terisi setengah, Alasannya semakin banyak bahan bakar yang ada ditangki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tangki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari yang bias kita bayangkan, Tangki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung dan berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer, sehingga pengupan bisa dikurangi
3. Jangan mengisi bahan baker ketika ada truk bahan bakar sedang mengisi tangki penyimpanan. Alasannya Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.
4. Perhatikan ketika pegawai SPBU selesai mengisi tangki kendaraan, untuk berhati-hati waktu menarik selang pengisi, hal ini untuk menjaga bensin yang kita beli tidak terbuang menetes diluar tangki, maklum setiap tetesnya memiliki nilai tersendiri.

